SYNOPSIS
Seorang wanita berusia 35 tahun bernama eliza memiliki seorang suami dengan 2 orang anak. Ia menyempatkan menulis blog disela – sela kesibukannya dalam mengurus anak dan suami. Sampai disuatu saat ia melihat adanya kompetisi dalam penulisan arti kata ibu dengan tenggang waktu sampai pada tanggal 25 dan disaat itu anaknya berulang tahun pula untuk usia yang ke-6. Kesibukan dengan membuat blog dan mengurus party anaknya membuat ia kelelahan ditambah kurangnya dukungan dari sang suami. Hal tersebut membuat ia ingin meninggalkan keluarganya ketika party dimulai. Namun semua itu bisa diatasi karena adanya komitmen bersama antara eliza dengan suaminya untuk membenahi keluarga mereka agar tetap utuh.
ANALYSIS MENURUT TEORI PSIKOLOGI KELUARGA
Eliza ialah ibu dengan 2 orang anak yang kehilangan kebebasannya sebagai seorang penulis. Masalah mulai muncul saat ia merasa tidak seimbang sebagai seorang ibu dan istri dengan kodratnya sebagai seorang wanita yang selayaknya menjaga penampilan walau sudah menjadi ibu dan istri(peran sebagai ibu vs peran sebagai wanita). Hal tersebut merupakan akibat dari intrapersonal dissatisfaction (turunnya seksualitas yang terjadi pada masa dewasa tengah juga financial yang dialami keluarga eliza karena suaminya lebih focus terhadap membeli buku bekas ketimbang keperluan keluarganya sendiri) sehingga ia memutuskan untuk meninggalkan keluarganya dan bercerai. Namun, ketika ia dalam perjalanan ke jersey, suaminya menelpon dan anaknya tersedak. Mendengar hal tersebut ia memutuskan kembali untuk melihat kondisi anaknya dan membicarakan perihal masalah dalam keluarga yang membebaninya dengan suaminya.
Penyelesaian konflik menggunakan intrapersonal repair ( eliza mengutarakan apa yang tidak ia sukai dari diri suaminya) dan hal tersebut menghasilkan interpersonal repair (eliza bisa merubah dan menerima kodratnya sebagai istri itu dan wanita pada umumya dan hasilnya perkawinan mereka berjalan lancar kembali).
Langganan:
Postingan (Atom)
