
Sinopsis Film
Gridiron Gang adalah kisah tentang anak-anak remaja yang masuk penjara anak-anak. Sean Porter, petugas penjara yang selalu menjaga anak-anak tersebut frustasi karena 75% anak-anak yang keluar dari penjara akan kembali ke penjara atau terbunuh di jalanan. Keadaan itu membuat Porter mencari cari cara untuk mengubahnya.
Akhirnya dengan melatih anak-anak remaja tersebut bermain futboll, Porter mengubah cara hidup anak-anak tersebut yang penuh dendam dan kekerasan. Mereka yang semula selalu mudah melayangkan tinju dan mengeluarkan kata-kata kasar untuk saling menyakiti, bisa bermain dalam satu tim yang solid dan saling membutuhkan.
Akhirnya dengan melatih anak-anak remaja tersebut bermain futboll, Porter mengubah cara hidup anak-anak tersebut yang penuh dendam dan kekerasan. Mereka yang semula selalu mudah melayangkan tinju dan mengeluarkan kata-kata kasar untuk saling menyakiti, bisa bermain dalam satu tim yang solid dan saling membutuhkan.
Diri dan Identitas “Willie Weathers” dalam Film Gridiron Gang
Willie adalah saudara sepupu dari Roger Weathers. Roger meninggal ditabrak oleh mobil ketika Roger dan Willie dikejar-kejar oleh geng 95.Willie masuk Camp Kilpatrick akibat membunuh ayahnya.
Diri
Dalam film ini Willie memiliki gambaran kognitif mengenai dirinya bahwa dia adalah seorang anggota geng dari geng 88, anak dari ayah dan ibunya. Dalam film ini, Willie menganggap dirinya buruk, biasa-biasa saja, seorang pecundang, pecundang dan orang yang jahat karena Willie telah membunuh ayahnya. Hal itu terjadi karena Willie mendapat penjelasan negative dari teman-temannya yang berada di lingkungan sekitarnya. Sering kali remaja mendengarkan pendapat teman-temannya untuk mendefinisikan siapakah dirinya. Teman-teman dijadikan sebagai sarana dalam penilaian diri. Apa yang didengarkan dari teman-temannya tentunya mempengaruhi Willie dalam menilai dirinya.
Willie di sini memiliki self-esteem yang negative, hal ini dapat dilihat dari kasus pembuhan yang dia lakukan, cara dia merendahkan dirinya sendiri seperti merasa tidak mampu melakukan permainan football dengan baik, berbicara kasar ketika tersinggung dengan perkataan orang lain. Dengan self-esteem yang rendah mengakibatkan Willie depresi, melakukan kenakalan-kenakalan remaja dan terlibat dalam masalah-masalah penyesuaian dirilainnya. Namun semuanya berubah ketika Sean Porter memasukkannya ke dalam Tim Mustangs. Sean mulai membangun mental Willie menjadi mental yang lebih kuat dan membantu Willie menemukan siapa diri Willie yang sebenarnya. Sean berusaha membangun kepercayaan diri dalam diri Willie, menyediakan dukungan emosional dan sosial pada Willie dan meningkatkan prestasi Willie dalam football. Setelah memperoleh bimbingan dari Sean dan pengalaman baru di Tim Mustangs, Willie mulai membangun self-esteen yang lebih positif dari sebelumnya. Willie yang awalnya menganggap bahwa dirinya tidak mampu dan tidak menyukai teman-temannya kini berubah menjadi lebih percaya diri dengan kemapuannya dalam bermain football, dia juga sudah mampu bekerjasama dengan teman-teman timmya terutama dengan Kelvin (anggota geng 95) dan lebih bersahabat dari yang sebelumnya. Perubahan yang terjadi pada Willie membuat teman-teman se-timnya menghormatinya dan tidak meremehkan lagi kemampuan dari Willie. Dengan respon dari teman-temannya yang positif tentunya ikut mempengaruhi self-esteemnya menjadi lebih positif lagi.
Willie di sini memiliki self-esteem yang negative, hal ini dapat dilihat dari kasus pembuhan yang dia lakukan, cara dia merendahkan dirinya sendiri seperti merasa tidak mampu melakukan permainan football dengan baik, berbicara kasar ketika tersinggung dengan perkataan orang lain. Dengan self-esteem yang rendah mengakibatkan Willie depresi, melakukan kenakalan-kenakalan remaja dan terlibat dalam masalah-masalah penyesuaian dirilainnya. Namun semuanya berubah ketika Sean Porter memasukkannya ke dalam Tim Mustangs. Sean mulai membangun mental Willie menjadi mental yang lebih kuat dan membantu Willie menemukan siapa diri Willie yang sebenarnya. Sean berusaha membangun kepercayaan diri dalam diri Willie, menyediakan dukungan emosional dan sosial pada Willie dan meningkatkan prestasi Willie dalam football. Setelah memperoleh bimbingan dari Sean dan pengalaman baru di Tim Mustangs, Willie mulai membangun self-esteen yang lebih positif dari sebelumnya. Willie yang awalnya menganggap bahwa dirinya tidak mampu dan tidak menyukai teman-temannya kini berubah menjadi lebih percaya diri dengan kemapuannya dalam bermain football, dia juga sudah mampu bekerjasama dengan teman-teman timmya terutama dengan Kelvin (anggota geng 95) dan lebih bersahabat dari yang sebelumnya. Perubahan yang terjadi pada Willie membuat teman-teman se-timnya menghormatinya dan tidak meremehkan lagi kemampuan dari Willie. Dengan respon dari teman-temannya yang positif tentunya ikut mempengaruhi self-esteemnya menjadi lebih positif lagi.
Identitas
Dalam film ini Willie berusaha untuk mencari siapa dirinya yang sebenarnya dan berusaha mencari tahu mau kearah yang mana dia akan menjalani hidupnya, apakah akan tetap menjadi anggota geng 88 dan bisa bernasib sama seperti saudara sepupunya Roger yang telah meninggal atau berubah menjadi lebih baik lagi dengan cara menjadi pemain football dan menjalani kehidupan yang jauh dari kehidupannya sebelumnya.
Willie tidak yakin dengan jalan yang dipilihnya selama ini yaitu menjadi anggota geng 88, dan setelah Willie mengikuti kegiatan barunya di Tim Mustangs, Willie berusaha mengeksplorasi pilihan lain yang diberikan oleh Sean. Apakah dia ingin berubah menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya atau tetap menjadi anggota geng 88 dan harus mati sia-sia seperti yang dialami oleh Rogers. Setelah mencoba masuk dan ikut bertanding dalam Tim Mustangs, Willie akhirnya menyadari bahwa ada pilihan lain yang lebih baik dibandingkan menjadi seorang anggota geng 88. Dia yakin dengan berubah dan melakukan tantangan yang diberiakan padanya dia mampu menjadi orang yang lebih baik lagi. Hal ini menunjukkan bahwa status identitas Willie “Identity moratorium”, sebab Willie berada dalam krisis, namun belum memiliki komitmen sama sekali atau memiliki komitmen namun tidak jelas.
Dengan berubahnya pemikiran dari Willie, akhinya Willie mulai kembali diterima oleh teman-temannya. Denyelle dan orang tua Danyelle yang tidak suka pada Willie karena sikap dan perilaku Willie yang tidak baik akhirnya mulai menyukai Willie kebali atas perubahan yang dilakukannya. Dapat kita lihat bahwa di sini Willie mengalami keberhasilan dalam perkembangan identitasnya. Dengan mekakukan beberapa eksperimen dengan peran-peran yang berbeda dia akhirnya mampu menemukan siapa dirinya yang sebenarnya dan diterima oleh orang-orang yang berda di sekitarnya. Hal ini tentunya juga dipengaruhi oleh dukungan dari orang seperti Sean dan pola asuh yang di terapkannya pada Willie dan timnya.
Willie tidak yakin dengan jalan yang dipilihnya selama ini yaitu menjadi anggota geng 88, dan setelah Willie mengikuti kegiatan barunya di Tim Mustangs, Willie berusaha mengeksplorasi pilihan lain yang diberikan oleh Sean. Apakah dia ingin berubah menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya atau tetap menjadi anggota geng 88 dan harus mati sia-sia seperti yang dialami oleh Rogers. Setelah mencoba masuk dan ikut bertanding dalam Tim Mustangs, Willie akhirnya menyadari bahwa ada pilihan lain yang lebih baik dibandingkan menjadi seorang anggota geng 88. Dia yakin dengan berubah dan melakukan tantangan yang diberiakan padanya dia mampu menjadi orang yang lebih baik lagi. Hal ini menunjukkan bahwa status identitas Willie “Identity moratorium”, sebab Willie berada dalam krisis, namun belum memiliki komitmen sama sekali atau memiliki komitmen namun tidak jelas.
Dengan berubahnya pemikiran dari Willie, akhinya Willie mulai kembali diterima oleh teman-temannya. Denyelle dan orang tua Danyelle yang tidak suka pada Willie karena sikap dan perilaku Willie yang tidak baik akhirnya mulai menyukai Willie kebali atas perubahan yang dilakukannya. Dapat kita lihat bahwa di sini Willie mengalami keberhasilan dalam perkembangan identitasnya. Dengan mekakukan beberapa eksperimen dengan peran-peran yang berbeda dia akhirnya mampu menemukan siapa dirinya yang sebenarnya dan diterima oleh orang-orang yang berda di sekitarnya. Hal ini tentunya juga dipengaruhi oleh dukungan dari orang seperti Sean dan pola asuh yang di terapkannya pada Willie dan timnya.

1 komentar:
Masih agak tumpang tindih antara mau membahas perkembangan identitas dan self esteem. Tapi sudah cukup bagus hasilnya.
Posting Komentar